Tahukah anda tentang sindrom brugada?

Posted by

Sindrom brugada merupakan jenis kelainan genetik yang ditanai dengan munculnya gangguan aliran listrik pada jantung. Penyakit tersebut sangat jarang terjadi. Akan tetapi jika hal tersebut terjadi, akan menimbulkan kondisi yang sangat serius sampai menyebabkan kematian.

Lalu apa yang menjadi penyebab sindrom  tersebut?

C:\Users\Sofi Arai\Pictures\brugada.jpg

Sebagaimana sindrom brugada termasuk jenis kelainan genetik yang menyebbakan terganggunya organ jantung. Dalam kondisi yang umum, agar jantung mengalami denyut, maka aliran listrik yang dipicu oleh atrium kanan akan dialirkan menuju kanal agar otot janung bergerak dan berdenyut. 

Jika seseorang mengalami sindrom brugada, terjadinya kelainan genetik yang menjadi penyebab kanal tersebut mengalami kelainan. Sehingga, aliran listrik ada jantung tidak mampu mengalir dengan terkontrol dan secara cepat. Sindrom tersebut ajan beresiko tinggi pada seseorang yang sudah dalam masa dewasa dan tua. Berikt ini yang menjadi penyebab seseorang mengalami sindrom brugada:

  1. Riwayat keluarga, sindrom tersebut dapat dialami seseorang jika dalam suatu keluarga terdaat salah seorang memiliki riwayat sindrom  tersebut.
  2. Berjenis kelamin laki-laki, dari kasus yang banyak ditemukan menyerang seseorang yang berjenis kelamin laki-laki daripada perempuan. sehingga laki-laki memiliki resiko tinggi mnegalaminya.
  3. Mengalami demma, seseorang yang mengalami demam tinggi jika tidak secepatya mendapatkan penanganan dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada jantung dan memicu munculnya sindrom tersebut. akibat fatalnya yaitu terjadi serangan jantung secara mendadak. 

Apa saja kemungkinan gejala yang akan dialami seseorang yang menderita sindrom tersebut?

Dilansir dari halodoc.com, dari beberapa kasus yang terjadi, sindrom tersebut tidak menunjukan terjadinya gejala. Seseorang baru terdeteksi mengalami sindrom tersebut setelah emlakukan tes elektrokardiogram (EKG). Akan tetapi hal lain yang terjadi pada beberapa orang, sindrom tersebut menunjukan gejala yang tidak jauh berebeda dengan seseorang yang mengidap penyakit jantung, diantaranya:

  1. Terjadi gangguan pernapasan (sesak napas)
  2. Palpitasi atau jantung berdetak  secara tidak beraturan
  3. Tingkat demam tinggi’terjadi kejnag-kejang
  4. Hilang kesadaran (pingsan)

Lalu bagaimana cara mengatasi jika seseorang mengalami sindrom tersebut?

  1.  Periksakan diri ke dokter

Jiak di sekitar anda terdapat saudara yang mengalami beberapa gejala dari sindrom tersebut, segera ajak pergi ke dokter untuk dilakukan diagnosiss.

  1. Diagnosis

Untuk mendiagnosis seseorang mengalami sindrom tersebut dilakukan dengan pemeriksaan rekam jantung (elektrokardiogram) atau EKG. Ketika pemeriksaan menggunakan alat tersebut, dokter akan menyuntikkan obat untuk mengetahui kondisi normal atau tidaknya  listrik jantung. Selain itu, dokter akan mengambil sampel darah untuk memastikan adanya sindrom brugada.

  1. Pengobatan

Untuk mengatasi sindrom tersebut dapat melalui pengobatan. Sasaran dari pengobatan ini yaitu mencegah timbulnya komplikasi yang membahayakan, bukan menghilangkan penyakit. Dokter akan menyarankan seseorang yang mengalami sindrom tersebut melakukan pemasangan implantable cardiac defibrillator (ICD) jika mengealami kelainan aliran listrik yang beresiko tinggi. selain itu, seseorang yang mengalami sindrom tersebut sebisa mungkin menghindari situas yang memicu terjadinya aliran listrik yang tidak normal, seperti dehidrasi, demam tinggi, dan kebiasaan mengonsumsi alkohol. 

Sejauh ini tidak ditemukan cara pencegahan seseorang mengalami sindrom tersebut. Faktor genetikla yang menjadi pemicunya, seorang ayah atau ibu dapat menurunkan pada anaknya. Jadi sebelum melakukan program kehamilan lakukan diskusi dengan dokter terlenih dulu. 

Nah, demikian penjelasan mengenai pengertian, penyebab, gejala, dan cara mengatasi sindrom brugada yang merupakan kelainan genetik. Jika anda memerlukan informasi lebih lanjut mengenai sindrom tersebut, anda dapat mengaksesnya melalui berbagai situs kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *